Jawa yogyakarta

Gudang Kopi, Tempat Nongkrong Seru Para Komunitas

Mungkin tidak banyak sebuah kedai kopi yang enak untuk nongkrong tetapi juga bisa dungakan untuk acara-acara komunitas seperti talkshow. Salah satunya adalah Gudang Kopi, yang ada di Jalan Affandi, Yogyakarta. Gudang Kopi adalah “sarang” yang paling sering digunakan oleh berbagai komunitas untuk menggelar acara mereka.

review gudang kopi tempat nongkrong seru para komunitas
Meja Pelayan Tempat Memesan

Review Gudang Kopi: Tempat Nongkrong Seru Para Komunitas di Yogyakarta

Seperti biasa, review Gudang Kopi di Tempat Nongkrong Seru ini akan dibagi dalam beberapa kriteria. Simak langsung cuss…

Design Interior / Eksterior (3/5)

Gudang Kopi bertempat di lantai dua di atas sebuah toko kamera yang masih berada dalam satu manajemen: Gudang Digital.

Sehingga sangat aman bila dikatakan bahwa Gudang Kopi tidak memiliki area luar yang cukup. Bahkan, area parkir kendaraan juga menjadi satu dengan Gudang Digital. Area parkirnya pun tak luas.

Meski luar areanya tak begitu besar, dengan menempatkannya di lantai dua, membuat pengunjungnya dapat menikmati suasana nongkrong sambil melihat mobil-mobil lewat.

Suasana langsung terasa berbeda begitu menaiki tangga samping Gudang Digital, satu-satunya akses menuju Gudang Kopi.

Lorong sempit tempat tangga tersebut terpampang desain dari lampu-lampu yang membentuk sebuah cangkir kopi, yang menjadi logo Gudang Kopi.

review gudang kopi tempat nongkrong seru para komunitas
Quote Gudang Kopi di Bagian Non Smoking

Saya membuka pintu dan memasuki sebuah ruangan yang cukup luas. Berjajar beberapa meja dan kursi. Pada bagian kiri, terdapat pintu lagi yang mengarah ke sebuah ruangan di luar dengan beberapa kursi dan meja panjang tentunya, tempat bagi yang ingin menikmati suasana minum kopi, nongkrong, sembari melihat ke jalan, atau merokok.

Di ujung bagian utama, terdapat sebuah ruangan yang kini sudah tidak disekat lagi, tempat para pecinta fotografi atau blogger mengadakan kelas atau talk show. Namun, karena sedang tidak ada yang menggunakan, akhirnya ruangan tersebut digunakan sepenuhnya untuk menjamu tamu yang datang ke Gudang Kopi.

Suasana baik di dalam maupun di luar sangat nyaman. Alunan musik yang tenang, tidak berisik, kursi-kursi empuk, dan meja yang sangat nyaman memberikan suasana yang pas untuk sekadar ngobrol bersama teman atau bahkan bekerja sekalipun.

Makanan (4/5)

Saya sempat meminta rekomendasi menu makanan dari seorang teman yang memang sudah sering datang ke Gudang Kopi. Ia memilihkan menu Iga Penyet. Saya langsung bergegas menuju meja kasir untuk memesan Iga Penyet. Untuk tambahan, saya memilih menu Kentang Amburadul.

Selepasnya, saya menuju ke meja tempat teman saya sudah menunggu. Kami saling bercakap satu sama lain di sela-sela mengerjakan tugas masing-masing, tentu sambil menunggu makanan yang dipesan datang.

Beruntung suasana di dalam Gudang Kopi tidak membuat kami bosan menunggu.

Makanan datang sekira sepuluh atau lima belas menit kemudian. Sepiring nasi iga penyet berukuran besar dan sepiring kentang yang digoreng dengan dilumuri sambal matah.

Aroma daging iga yang dimasak benar-benar keluar menggugah selera. Saya langsung mengambil sendok dan garpu, mengiris daging, menyatukan dengan nasi putih, kemudian memasukkan ke dalam mulut.

makanan di gudang kopi yogyakarta
Nasi Iga Penyet

Rasanya nendang!

Bumbu meresap dengan sempurna ke dalam daging iganya yang dimasak dengan tepat sehingga dagingnya tidak alot. Dicampur dengan nasi putih hangat tentu menjadi sebuah kombinasi yang pas.

Rasa bumbu dagingnya nendang, terasa sedikit pedas di lidah, tapi anehnya membuat mulut tidak ingin berhenti mengunyah.

Sementara Kentang Amburadul berisikan kentang yang sudah diiris dan digoreng. Kentang digoreng dengan cukup matang tetapi tidak sampai kering sehingga masih terasa rasa kentangnya.

Untuk sambalnya, Gudang Kopi memilih sambal matah yang segar dengan irisan cabai, bawang, dan tomat. Rasa segar sambal matah bisa berpadu dengan rasa kentang yang gurih.

makanan di gudang kopi yogyakarta
Kentang Amburadul

Minuman (4/5)

Saya langsung memesan signature Gudang Kopi yang diberi nama Photocoffee. Sementara Nada, yang menemani saya di sana memesan Papandayan. Bagi Nada yang bukan peminum kopi, Gudang Kopi kurang ideal baginya.

Menu minuman non kopi yang tersedia kurang menarik baginya. Sementara saya, meski sama-sama tidak terlalu suka meminum kopi, masih bisa menikmati.

Photocoffee disuguhkan dalam sebuah botol berukuran kecil terbuat dari plastik. Cara penyuguhan ini tentu saja menarik karena umumnya, minuman yang disuguhkan oleh sebuah kedai kopi menggunakan gelas.

Sementara Papandayan seperti pada umumnya, disuguhkan menggunakan gelas berukuran sedang dengan sedotan dari bambu. Mereka juga menggunakan alas terbuat dari bambu.

minuman di gudang kopi yogyakarta
Papandayan (kiri) dan Photocoffee (kanan)

Baik Photocoffee maupun Papandayan merupakan menu minuman yang sama-sama berbasis single shot kopi dan susu. Bedanya, Photocoffee menggunakan brown sugar, vanila, dan creamer.

Sementara papandayan menggunakan sirup pandan asli Gudang Kopi serta creamer. Tambahan susu dan brown sugar pada Photocoffee membuat rasanya menjadi tidak terlalu pahit dan tidak terlalu manis. Tepat. Disajikan dingin menjadi sangat nikmat.

Tempat Nyaman untuk Nongkrong dan Berbagi Ilmu

Gudang Kopi benar-benar menjadi tempat yang nyaman untuk sekadar nongkrong, bercengkerama bersama teman-teman untuk saling bercerita, hingga berbagi ilmu. Tak sedikit pengunjung Gudang Kopi yang sekadar berbincang bersama teman atau bekerja dan mengerjakan tugas.

Yang spesial adalah di Gudang Kopi tersedia sebuah ruangan yang sering digunakan untuk mengadakan sebuah kelas atau talkshow.

Baca juga: Review Lantai Bumi Coffee Yogyakarta

interior gudang kopi yang cocok untuk acara atau kelas bersama
Bagian Interior

Pemiliknya, Pak Hary, adalah seorang penggiat fotografi dan sangat aktif. Ia selalu mendukung acara-acara yang berkaitan dengan fotografi. Pernah suatu kali saya mengikuti sebuah kegiatan fotografi yang diadakan di Gudang Kopi.

Perlengkapannya lengkap termasuk meja, kursi, hingga proyektor dan sound system. Tak hanya soal fotografi, tetapi beliau juga aktif dan mendukung setiap kegiatan positif seperti talkshow tentang Blog misalnya.

Baca juga: Review Yumaju Coffee Bandung

Dukungan itu beliau tunjukkan dengan menyediakan tempat yang nyaman sebagai kelas berbagi. Tak jarang beliau juga turut mengisi acara fotografi atau blog.

Nah itu Review Gudang Kopi Yogyakarta dari Nongkrong Galauers kali ini. Jangan lupa follow akun IGnya di sini.

NB: Selama masa Covid-19 alias Corona ini, Gudang Kopi ada pengumuman di IG-nya.

Review Gudang Kopi Yogyakarta
Overall
3.9
  • Design
  • Food
  • Drink
  • Price

Tempat Nongkrong Seru bareng Komunitas

Gudang Kopi adalah salah satu tempat nongkrong seru yang cocok untuk mengadakan acara bareng komunitas kamu di Yogyakarta. Seperti apa review Gudang Kopi Yogyakarta ini? Simak lengkapnya di sini.

Leave a Reply