Silol Kopi & Eatery: Paling Enak Buat Nongkrong Rame-Rame di Tengah Kota

Sepertinya, sejauh ini, tempat nongkrong paling nyaman buat saya di Jogja masih dipegang oleh Silol Kopi & Eatery, yang ada di Jl. Suroto, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta ini.

Kenapa Saya Suka Silol Kopi & Eatery Jogja Ini?

review silol kopi dan eatery jogja

Silol Kopi & Eatery Jogja

1. Letaknya di pusat keramaian

Kadang saya mesti milih tempat janjian yang di tengah-tengah biar saya gampang pulangnya. Soalnya teman-teman nongkrong saya itu rumahnya di Yogyakarta Utara semua. Memang saya sendiri yang di belahan selatan, kayaknya sih. Jadi lebih sering janjian tuh di kopisyop-kopisyop di daerah utara.

Biasanya saya milih tempat ini ya kalau saya butuh cepat pulang, misalnya janjiannya cuma bisa ketemuan singkat aja.

Baca juga: ciao gelato yogya

Tempat ini juga gampang dicari, karena dekat dengan toko buku Gramedia, toko buku Togamas, Telkom, dan Kridosono. Jadi kalau mau ketemuan dengan teman yang dari luar kota, ngasih alamatnya mudah. Sudah pasti pada tahu deh, kalau mesti numpang ojol.

2. Di tengah kota, tapi nggak terlalu macet

Meski tetap di pusat keramaian kota Jogja, dan macet juga sih kadang itu sepanjang Jl. Suroto. Tapi yang penting kalau buat saya itu, saya nggak perlu masuk Malioboro 😆 Sumpah, males banget kalau janjian dan harus ke Malioboro.

Kayaknya kalau Malioboro itu kok macetnya 24 jam ya? Heran saya tuh. Pada ngapain di Malioboro? *ya, lu aja kali yang ngerasa gitu, Mak!*

Meski rawan macet juga di sini, tapi di jam-jam tertentu lancar jaya. Jadi macetnya cuma di jam-jam sibuk doang. Tinggal disesuaikan saja datengnya.

Baca juga: Culture Head Coffee Jogjakarta

3. Bukanya 24 jam

Jadi, cukup praktis buat kerja dan janjian. Karena saya ini sukanya nongkrong pagi. Hahaha. Sekitar jam 8 itu, kondisi saya masih fresh dan masih semangat pergi keluar rumah. Udara masih belum terlalu panas, dan lalu lintas jam segitu itu lancar di Jogja.

silol cafe eatery jogjakarta

Nah, coffee shop di Jogja umumnya buka jam 11-an. Atau malah ada yang udah menjelang sore baru buka. Wah, saya mah kalau sudah siang, sudah bukan pekerja freelancer lagi. Tapi sudah berubah jadi upik abu. Tugasnya jemput anak, masak makan siang, lalu siap-siap jadi tutor les mereka. Susah buat nongkrong di kopisyop.

Makanya, lebih suka milih yang buka pagi, atau yang buka 24 jam sekalian. Di area Kotabaru ini ada beberapa coffee shop yang buka 24 jam sih, cuma yang paling baru ya si Silol ini.

4. Menu makanannya lengkap banget

Itu baru berapa halaman dari buku menu mereka yang cukup tebal 😆 Saya nggak sempat motret semuanya, karena keburu direcokin teman kencan saya. Hahaha.

Baru di sini sih saya lihat ada menu mulai dari western sampai gudeg komplet ada. Snack-nya juga lengkap, dari mulai gedhang goreng ndeso (pisang goreng tradisional), pis kopyor, sampai banana split dan black forest ada.

minuman di silol kopi eatery jogjakarta

Yang dua cokelat itu Chocolate Milkshake dengan es krim floatnya. Yang satu saya lupa namanya, tapi sama cokelatnya hanya saja toppingnya pakai marshmallow. Dua-dua punyanya teman kencan saya. Saya pesan Lime Squash.

Minumannya juga lengkap. Mulai dari berbagai kopi yang disediakan dalam berbagai teknik seduhan, hingga healthy juice ada semua.

Beberapa kali saya ke sini saja masih belum selesai nyobain semua menunya satu per satu lo. Hihihi.

Menu Silol Kopi & Eatery

Chicken Black Pepper Noodle, yang saya nggak gitu suka. Terlalu B saja.

Rasanya gimana? Well, sebenarnya yah selera ya. Saya nggak terlalu suka masakan noodles-nya. B aja. Apalagi chicken black paper noodle-nya, penampilannya jauh dari fotonya yang ada di menu dan Instagram 😆

makanan di silol kopi dan eatery yogyakarta

Nasi goreng Silol, punya teman kencan saya. Penampilannya sih B aja, tapi rasanya lumayan. Teman saya suka.

Tapi salad-saladnya saya suka semua. Cukup enak, dan bikin kenyang malah 😀 Jadi, kadang saya pesan salad aja udah sekalian makan siang. Sandwich dan burgernya juga lumayan. Yang saya masih penasaran, sup buntutnya. Kapan-kapan saya mau cobain beneran ini.

Di sini juga disediain shisha lo. Ada tuh di dekat kasir. Kalau kamu mau, sepertinya bisa juga pesan.

5. Harga makanannya bisa disesuaikan

Menu Silol Kopi & Eatery

Mi goreng Silol. Ini enak! Mi-nya enggak terlalu berminyak, dan dagingnya banyak. Ini juga punya teman kencan saya yang lain.

Lo, maksudnya gimana, harga kok disesuaikan?

Ya, maksudnya karena range harganya cukup luas, antara Rp 10.000 hingga ada yang menu yang ratusan ribu juga, itu bisa bikin kita bisa menyesuaikan dengan adanya duit di kantong.

cemilan di silol kopi dan eatery yogyakarta

Jamur krispi. Not bad.

Kalau saya sih cara memilihnya begini. Ada snack yang memang mahal, tapi kalau dimakan perut sudah terasa kenyang. Jadi, ya anggap saja sudah main course. Seperti salad itu, kan masuknya ke appetizer. Tapi makan satu porsi salad sudah cukup bikin perut anteng, maka ya sudah nggak usah pesan makan besar.

Jadi lebih fleksibel aja gitu.

Baca juga: Tempat Nongkrong Seru di Jakarta untuk Vegetarian

6. Tempatnya luas

eksterior silol kopi & eatery yogya

Area duduk dekat pintu masuk. Panas, cyint, kalau siang!

Bangunan Silol Cafe ini dulunya adalah factory outlet. Isinya ya baju-baju dengan model-model kekinian di saat itu. Maret 2017 lalu, baru deh disulap menjadi resto 24 jam ini.

Tempatnya memang luas banget, dan dibagi dalam beberapa bagian. Ada yang bagian ber-AC non smoking. Nah, ini bagian favorit saya sih. Soalnya di dalam ruangan, dan adem pastinya. Di dalam area non-smoking ini, sudahlah tertutup, masih dibagi lagi menjadi ruangan-ruangan lagi. Jadi kayak private aja gitu. Enak dipakai untuk kerja atau kalau buat ketemuan antara 4 – 8 orang.

Nah, di luar sih lebih banyak area lagi. Begitu masuk kan kita akan langsung menemukan area duduk tapi semi outdoor. Ya kalau sore atau malem sih enak, tapi kalau siang, panas pol, cyint!

review silol coffee and eatery jogja

Nah, lebih masuk lagi lebih adem. Saya biasanya masuk ke nonsmoking area, itu di pintu sebelah kiri. Lebih nyaman. Kalau area sebelah kanan itu ke area panggung. Maaf, nggak sempat motret yang area dalam.

Lebih masuk lagi, kita akan ada di area stage, biasanya ada live music kalau malam Minggu gitu. Di area ini ditata dengan gaya vintage, dengan kursi-kursi model sofa dan sedan gitu mengelilingi panggung kecil. Nah, kalau mau naik ke atas, juga ada area duduknya. Style-nya beda lagi.

Jadi, terserah kamu deh mau duduk di mana. Dan, di mana pun kamu duduk, kamu tetap gampang kok manggil waiter/waitress-nya. Tinggal pencet bel doang, nanti mereka akan datang.

Baca juga: Tempat Nongkrong di tengah kota Bandung – Upnormal Coffee Roaster

7. Instagrammable

Kenalin, 2 teman kencan saya 😆 Iya, pastinya foto ini saya unggah atas izin mereka 🙂

Yes, begitu kita masuk ke Silol Kopi & Eatery ini, kita akan bisa langsung ada mobil tua yang diparkir di samping pintu masuk. Juga ada vespa, sepeda jadul, dan becak. Semua boleh kamu manfaatkan buat selfie.

Di mobilnya malah ada tulisan, kurang lebih bunyinya,

“Silakan selfie sampai puas bahkan sampai orgasme, tapi jangan diduduki ya.”

😆 huahahahaha. Saya sempat deg-degan, apakah saya harus menjelaskan that O word ke para gadis kecil ini jika mereka bertanya? Hedeh. Kelakuan nih pemilik warung. Untungnya nggak nanya!

Nah, demikianlah beberapa alasan saya mengapa saya suka janjian dan nongkrong ke Silol Kopi & Eatery ini. Hehehe. Ada yang mau ngajakin saya ke sini?

Yuk, berangkat!

Semacam Review Silol Kopi & Eatery Jogja
  • Design
  • Food
  • Drink
  • Price
4.5

Tempat nongkrong seru di tengah kota

Untuk yang tinggal di Jogja, Silol Kopi & Eatery ini bisa jadi pilihan kalau mencari tempat nongkrong seru di tengah kota. Makanannya enak, harga juga masih bikin nyaman (range dari 10k hingga ratusan K). Yang pasti… 7 alasan ini bisa jadi pertimbangan deh

6

No Responses

Write a response